Cara Meraih Skor Kecepatan > 90 dan Melejitkan Waktu Muat Website < 2 Detik

Atur Urutan Muat Plugin

Jika Anda menggunakan plugin dalam jumlah banyak, otomatis ini akan memperlambat website Anda. Padahal dalam kenyataannya, plugin-plugin tidak semuanya dipergunakan di setiap halaman website Anda.

Sebagai contoh, Anda menggunakan plugin Contact Form 7 hanya pada satu halaman, misalkan di halaman Kontak. Namun, plugin ini akan dimuat pada semua halaman web Anda, baik dipergunakan ataupun tidak. Ini tentu saja merupakan suatu pemborosan bandwidth.

Solusinya, pergunakanlah Plugin Organizer yang mempunyai kemampuan untuk mengatur plugin mana saja yang akan dipergunakan oleh suatu halaman web. Anda bisa secara global menonaktifkan suatu plugin dan hanya mengaktifkannya pada post atau page tertentu saja.

Plugin Organizer ini juga bermanfaat jika ada plugin-plugin tertentu yang saling konflik karena Anda bisa mengatur plugin mana yang perlu diaktifkan.

{ 4 comments… add one }
  • Jhon September 10, 2016, 2:49 pm

    Terima kasih banyak atas informasinya. Sangat informatif bagi saya yang sedang membangun website.

    Reply
  • Azhar MZ March 17, 2016, 9:09 pm

    Maksudnya gimana gan Google menyarankan agar website Anda memiliki waktu respon kurang dari 2 detik (2 ms), padahal di https://developers.google.com/speed/docs/insights/Server rekomendasinya di bawah 200 milisekon/milidetik, jika dikonversi ke detik maka 200 ms = 0,2 s (detik)

    Reply
  • kayzip October 8, 2015, 11:05 am

    apa metode keep alive bisa juga diterapkan untuk joomla? mohon pencerahannya?

    Reply
    • PLACESIANA October 9, 2015, 9:57 am

      Metode Keep-Alive bisa dipergunakan dengan CMS apa saja, termasuk Joomla.
      Bahkan website yang dibuat dengan HTML editor biasa juga bisa memanfaatkan metode ini … asalkan mempunyai akses ke konfigurasi web server.

      Reply

Leave a Comment

{ 4 comments }