Cara Meraih Skor Kecepatan > 90 dan Melejitkan Waktu Muat Website < 2 Detik

Ganti PHP dengan HTML Statis

WordPress dibuat dengan menggunakan script PHP, sehingga semuanya bersifat dinamis. PHP bagus untuk membuat website Anda efisien, diantaranya untuk mengurangi keperluan untuk memasukkan informasi yang sama berulang kali. Tetapi, penggunaan PHP membutuhkan sumber daya server dimana setiap kali suatu halaman dimuat, WordPress akan menjalankan script PHP sehingga membuat proses menjadi lebih lambat dan terkadang justru berhenti jika beban server penuh saat trafik tinggi.

Solusi terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengganti PHP dengan HTML statis yang lebih menghemat waktu. Cara ini bisa dilakukan dengan membuat halaman HTML statis dari halaman PHP yang sudah ada di cache sehingga pengunjung tidak perlu memproses script PHP setiap kali mengunjungi halaman tersebut.

Untungnya Anda tidak perlu mengganti halaman PHP menjadi HTML secara manual karena ada banyak plugin WordPress yang khusus dibuat untuk melakukan hal ini, seperti :

{ 4 comments… add one }
  • Jhon September 10, 2016, 2:49 pm

    Terima kasih banyak atas informasinya. Sangat informatif bagi saya yang sedang membangun website.

    Reply
  • Azhar MZ March 17, 2016, 9:09 pm

    Maksudnya gimana gan Google menyarankan agar website Anda memiliki waktu respon kurang dari 2 detik (2 ms), padahal di https://developers.google.com/speed/docs/insights/Server rekomendasinya di bawah 200 milisekon/milidetik, jika dikonversi ke detik maka 200 ms = 0,2 s (detik)

    Reply
  • kayzip October 8, 2015, 11:05 am

    apa metode keep alive bisa juga diterapkan untuk joomla? mohon pencerahannya?

    Reply
    • PLACESIANA October 9, 2015, 9:57 am

      Metode Keep-Alive bisa dipergunakan dengan CMS apa saja, termasuk Joomla.
      Bahkan website yang dibuat dengan HTML editor biasa juga bisa memanfaatkan metode ini … asalkan mempunyai akses ke konfigurasi web server.

      Reply

Leave a Comment

{ 4 comments }