Cara Meraih Skor Kecepatan > 90 dan Melejitkan Waktu Muat Website < 2 Detik

Perkecil Ukuran Website dengan Kompresi GZIP


Website yang memiliki konten berkualitas tinggi biasanya berukuran besar dengan ukuran lebih dari 100kb. Sebagai akibatnya, website ini menjadi berat dan lambat untuk ditampilkan. Untungnya ada teknologi kompresi website yang bisa dipergunakan untuk memperkecil halaman web sehingga bisa ditampilkan lebih cepat.

Mengkompres website akan mengurangi bandwidth server, sehingga HTTP Request/Response juga akan berkurang. Untuk mengkompres website dipergunakan teknologi yang bernama Gzip.

Ketika Anda mengkompres suatu file di komputer ke dalam file ZIP, total ukuran file menjadi lebih kecil. Gzip bekerja seperti ini hanya saja berlaku untuk file-file web. Setelah diinstal, Gzip secara otomatis akan mengkompres file-file website, sehingga menghemat bandwidth dan mempercepat proses muat halaman web.

Ketika seorang pengunjung mendatangi website Anda, browser mereka secara otomatis akan menguraikan file kompres ini dan membuka isinya. Metode ini jauh lebih efisien dan menghemat banyak waktu.

Sebagian besar web hosting bisa mengkompres file dalam format Gzip sebelum mengirimkannya untuk diunduh pengunjung. Menurut Yahoo, teknologi kompresi web ini bisa mengurangi waktu unduh sekitar 70%. Anda bisa mengenal lebih lanjut tentang teknologi kompresi Gzip di link ini.

Untuk mengaktifkan Gzip, buka file .htacces di root directory dalam server web Anda, dan tambahkan kode berikut ini :

<ifModule mod_gzip.c>
mod_gzip_on Yes
mod_gzip_dechunk Yes
mod_gzip_item_include file .(html?|txt|css|js|php|pl)$
mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$
mod_gzip_item_include mime ^text/.*
mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.*
mod_gzip_item_exclude mime ^image/.*
mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.*
</ifModule>

Untuk menguji apakah kompresi Gzip ini sudah benar-benar aktif, kunjungi website Check Gzip Compression dan masukkan alamat website Anda. Di contoh berikut ini, website placesiana.com yang sebelumnya berukuran 72kb berkurang menjadi hanya 13kb setelah dikompres, hemat sampai 81,8%.

check-gzip-compression

Jika kode diatas tidak berjalan dengan baik, Anda bisa menghapusnya dari file .htaccess dan menggantinya dengan kode berikut ini :

AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript

Plugin WordPress untuk Kompresi Gzip

Tidak mau direpotkan dengan file .htaccess ? Ini dia solusi yang lebih mudah untuk mengaktifkan kompresi halaman web dengan Gzip .. plugin WordPress :

CATATAN :

Terkadang Google PageSpeed Insights tidak mengenali kompresi Gzip pada suatu halaman web. Hal ini mungkin terjadi karena adanya proxy server ataupun anti-virus yang menonaktifkan kompresi saat file diunduh ke komputer. Untuk mengatasi hal ini, cobalah menonaktifkan sementara anti-virus dan mengganti proxy Anda.

{ 4 comments… add one }
  • Jhon September 10, 2016, 2:49 pm

    Terima kasih banyak atas informasinya. Sangat informatif bagi saya yang sedang membangun website.

    Reply
  • Azhar MZ March 17, 2016, 9:09 pm

    Maksudnya gimana gan Google menyarankan agar website Anda memiliki waktu respon kurang dari 2 detik (2 ms), padahal di https://developers.google.com/speed/docs/insights/Server rekomendasinya di bawah 200 milisekon/milidetik, jika dikonversi ke detik maka 200 ms = 0,2 s (detik)

    Reply
  • kayzip October 8, 2015, 11:05 am

    apa metode keep alive bisa juga diterapkan untuk joomla? mohon pencerahannya?

    Reply
    • PLACESIANA October 9, 2015, 9:57 am

      Metode Keep-Alive bisa dipergunakan dengan CMS apa saja, termasuk Joomla.
      Bahkan website yang dibuat dengan HTML editor biasa juga bisa memanfaatkan metode ini … asalkan mempunyai akses ke konfigurasi web server.

      Reply

Leave a Comment

{ 4 comments }