Cara Meraih Skor Kecepatan > 90 dan Melejitkan Waktu Muat Website < 2 Detik

Kompres dan Minikan CSS, JavaScript dan HTML


Jika Anda menginstal banyak plugin, kemungkinan website Anda memiliki 10 sampai 20 (atau bahkan lebih) file CSS dan JavaScript. Ini menjadi penyebab salah satu lambatnya website Anda karena akan ada banyak komunikasi data antara server dan browser.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengkompres kode program sehingga ukurannya menjadi lebih kecil dan menghemat sumber daya server serta sekaligus membuat kecepatan website WordPress Anda menjadi lebih baik. Salah satu cara termudah adalah dengan menghapus setiap kode komentar dan bagian CDATA yang kurang diperlukan, juga whitespaces, baris kosong (line break), indentasi dan elemen-elemen kosong lainnya.

Tool Online untuk Mengkompres Ukuran File CSS, JavaScript dan HTML
Anda bisa melakukan proses ini secara manual , namun untuk kecepatan dan kenyamanan disarankan menggunakan tool online yang akan mengotomatiskan pekerjaan ini.

Berikut beberapa tool online yang bisa dipergunakan untuk mengkompres atau memperkecil ukuran file :

Solusi lain untuk memperkecil ukuran file CSS dan JS adalah dengan menggabungkan semua file CSS tersebut dalam satu file CSS dan semua file JavaScript dalam satu JavaScript sehingga ukurannya menjadi lebih kecil. Proses menggabungkan kode-kode, menyederhanakan atau memperkecil (meminikan) ukuran file CSS, JS dan HTML ini disebut sebagai proses minification. Minification akan memperkecil ukuran halaman web, menghasilkan permintaan HTTP yang lebih kecil dan sebagai akibatnya membuat proses muat halaman web Anda menjadi lebih cepat.

Anda bisa melakukan proses ini secara manual dengan mengumpulkan semua file CSS atau JS dari theme dan plugin WordPress Anda dan menggabungkannya dalam satu file. Namun jika Anda tidak menyukai ide pengerjaan secara manual ini, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan tool online ataupun plugin WordPress yang dibuat khusus untuk ini.

Plugin WordPress untuk Minify CSS, JavaScript dan HTML
Ada banyak plugin WordPress yang bisa dipergunakan untuk melakukan tugas ini, berikut beberapa diantaranya :

Uji Dulu Hasilnya … !
Proses minification sekalipun bisa mempercepat website, tetapi juga sangat beresiko. Resiko utama adalah ‘rusaknya’ tampilan website Anda. Ya … jika ada file CSS, JS atau HTML yang tidak diproses secara baik, akan ada beberapa perubahan tampilan di website Anda. Untuk itu lakukanlah proses ini satu persatu pada file-file yang ingin diminikan, kemudian ujilah.

{ 4 comments… add one }
  • Jhon September 10, 2016, 2:49 pm

    Terima kasih banyak atas informasinya. Sangat informatif bagi saya yang sedang membangun website.

    Reply
  • Azhar MZ March 17, 2016, 9:09 pm

    Maksudnya gimana gan Google menyarankan agar website Anda memiliki waktu respon kurang dari 2 detik (2 ms), padahal di https://developers.google.com/speed/docs/insights/Server rekomendasinya di bawah 200 milisekon/milidetik, jika dikonversi ke detik maka 200 ms = 0,2 s (detik)

    Reply
  • kayzip October 8, 2015, 11:05 am

    apa metode keep alive bisa juga diterapkan untuk joomla? mohon pencerahannya?

    Reply
    • PLACESIANA October 9, 2015, 9:57 am

      Metode Keep-Alive bisa dipergunakan dengan CMS apa saja, termasuk Joomla.
      Bahkan website yang dibuat dengan HTML editor biasa juga bisa memanfaatkan metode ini … asalkan mempunyai akses ke konfigurasi web server.

      Reply

Leave a Comment

{ 4 comments }