Cara Meraih Skor Kecepatan > 90 dan Melejitkan Waktu Muat Website < 2 Detik

Pilih Web Hosting yang Cepat

    1. Web hosting murah tidak selamanya menguntungkan
      Web hosting murah itu menarik dan menyenangkan, betul … ???
      Web hosting yang memberikan harga sangat murah dengan kapasitas dan bandwidth tanpa batas biasanya dipergunakan ramai-ramai oleh banyak pengguna (dikenal dengan istilah shared hosting). Efek negatifnya, akan terjadi antrian atau tumpukan pemakai, terutama sekali jika ada website lain di server tersebut yang banyak pengunjungnya.Ini tidak berbeda banyak dengan jika Anda menyewa rumah beramai-ramai dan hanya tersedia 1 kamar mandi. Apa yang terjadi jika pada saat yang sama semua penghuni ingin menggunakan kamar mandi ? Apa yang terjadi jika ada penghuni yang mandi amat sangat lama ? Antrian panjang akan terjadi dan waktu menunggu menjadi lebih lama.Demikian pula dengan dengan website yang berada di web hosting padat. Jika di web hosting sedang terjadi antrian pemakaian sumber daya, maka pengunjung website Anda akan menunggu cukup lama untuk melihat website Anda. Bahkan pada saat-saat sibuk seperti ini, server web hosting mungkin saja menjadi down.
    2. Utamakan teknologi tinggi & terkini
      Pemain web hosting lama yang sudah sangat dikenal ternyata banyak yang tidak menggunakan teknologi tinggi dan terkini. Padahal teknologi sudah berubah dengan amat sangat cepat. Bisa dimaklumi mengapa mereka tidak selalu mengikuti perkembangan teknologi. Klien yang sudah amat banyak membuat jalan mereka menjadi lebih lamban sehingga sulit untuk memperbaharui teknologinya.Apa saja teknologi yang perlu dipertimbangkan dalam memilih web hosting ???

        • Cloud Hosting
          Berbagi sumber daya sebuah mesin web server merupakan salah satu penyebab utama lambannya website. Web hosting tradisional biasanya menggunakan sistem shared hosting seperti ini. Saat ini sudah ada alternatif teknologi baru yang lebih baik, lebih aman dan tentu saja lebih cepat yaitu sistem cloud hosting.Dengan sistem ini, website diletakkan pada serangkaian server-server yang saling berhubungan satu sama lain dan berfungsi sebagai satu kesatuan. Jika salah satu server rusak, mesin server lainnya akan segera mengambil alih dengan waktu yang sangat singkat sehingga masa kegagalan server (server downtime) menjadi amat minimal.Website mendapatkan alokasi sumber daya (CPU, RAM dan kapasitas disk) khusus yang tidak yang tidak dibagi-pakai dengan pengguna lainnya. Jika salah satu website melebihi batas penggunaan sumber daya yang sudah dialokasikan untuknya, maka hanya website itu saja yang akan mengalami penurunan performa. Pengguna-pengguna lainnya beserta website-website lainnya tidak akan terpengaruh sama sekali.
        • Hard disk
          Kebanyakan web hosting konvensional menggunakan hard disk mekanik yang lambat karena tergantung pada pergerakan fisik hard disk sewaktu mengakses data. Untuk mengatasi hal ini, pilihlah web hosting yang telah menggunakan hard disk SSD (Solid State Drives) yang memungkinkan untuk membaca dan menulis data secara bersamaan sehingga hard disk SSD bisa sekitar 20 kali lebih cepat daripada hard disk mekanik.
        • Web Server
          LiteSpeed adalah software web server tercanggih dan tercepat saat ini yang terbukti 40 kali lebih cepat dari software Apache dalam melayani website dinamis yang menggunakan script PHP. Apache merupakan salah satu penyebab lambatnya loading website. Saat ini, hampir sebagian besar penyedia web hosting masih menggunakan Apache webserver yang sudah ketinggalan dan lambat.
        • Database Server
          Website yang dibangun diatas WordPress mempergunakan database sebagai basisnya. Pemilihan database server yang cepat akan membantu website Anda bisa diakses secara lebih cepat. Sejak awal munculnya WordPress, database yang banyak dipergunakan oleh web hosting adalah MySQL.Kabar baiknya – sejak MySQL diambil alih oleh Oracle – telah muncul alternatif database server MariaDB yang juga dikembangkan oleh pendiri MySQL- Michael “Monty” Widenius – dengan dukungan sekitar 50.000 pengembang MySQL yang tergabung dalam proyek open source bernama Monty Program. MariaDB memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan MySQL dengan performa yang lebih baik, stabilitas lebih baik, dan yang terpenting adalah proyeknya dikelola dengan lebih baik.
        • Web Accelerator
          Teknologi CDN (Content Delivery Network) merupakan salah satu terobosan untuk mempercepat akses suatu website dimana website Anda disimpan di kumpulan jaringan server yang saling terhubung di berbagai penjuru dunia. Dengan cara ini, setiap pengunjung – dimanapun dia berada – akan bisa mengakses website Anda dari server yang paling dekat.Sayangnya CDN hanya bisa menyimpan sekitar 65% dari suatu website. Sebagian 35% lainnya tidak dapat di-cache karena biasanya dihasilkan secara dinamis ataupun ditandai sebagai ‘do not cache‘. Dan 35% bagian ini kebanyakan merupakan bagian awal HTML yang harus diunduh sebelum bagian lainnya.Untuk memecahkan masalah ini, CloudFlare (salah satu penyedia jasa layanan CDN yang bisa dipergunakan secara gratis) menghadirkan teknologi Railgun yang mampu memberikan rasio kompresi sampai 99.6% pada obyek web yang sebelumnya tidak bisa di-cache. Ini menghasilkan tambahan peningkatan performa 200% sehingga website bisa diakses secara jauh lebih cepat.
REKOMENDASI WEB HOSTING MURAH dan TERBAIK :
  • Dewa Web merupakan penyedia layanan SSD Cloud Hosting murah dan terbaik di Indonesia. Dewa Web menggunakan teknologi terkini seperti, harddisk SSD, web server LiteSpeed versi Enterprise Multi-CPU (Unlimited), database MariaDB dan juga menyediakan web akselerator CloudFlare Railgun secara GRATIS (wow, Anda bisa hemat sampai $200/bulan … SUPER MANTAP !!!
  • A2 Hosting adalah penyedia jasa web hosting yang sangat cocok sekali Anda pergunakan jika mempunyai target market Internasional. A2 Hosting, selain telah menggunakan harddisk SSD yang super cepat juga menerapkan teknologi SwiftServer yang memiliki kecepatan 20x lebih cepat dari web hosting biasa.

{ 4 comments… add one }
  • Jhon September 10, 2016, 2:49 pm

    Terima kasih banyak atas informasinya. Sangat informatif bagi saya yang sedang membangun website.

    Reply
  • Azhar MZ March 17, 2016, 9:09 pm

    Maksudnya gimana gan Google menyarankan agar website Anda memiliki waktu respon kurang dari 2 detik (2 ms), padahal di https://developers.google.com/speed/docs/insights/Server rekomendasinya di bawah 200 milisekon/milidetik, jika dikonversi ke detik maka 200 ms = 0,2 s (detik)

    Reply
  • kayzip October 8, 2015, 11:05 am

    apa metode keep alive bisa juga diterapkan untuk joomla? mohon pencerahannya?

    Reply
    • PLACESIANA October 9, 2015, 9:57 am

      Metode Keep-Alive bisa dipergunakan dengan CMS apa saja, termasuk Joomla.
      Bahkan website yang dibuat dengan HTML editor biasa juga bisa memanfaatkan metode ini … asalkan mempunyai akses ke konfigurasi web server.

      Reply

Leave a Comment

{ 4 comments }